Kuota Asia Ditambah, Apakah Ada Megawati Kedua?

Berikut profil pemain Timnas Voli Putri Indonesia Megawati


Jakarta, CNN Indonesia

Media Korea Naver menyoroti kebijakan penambahan kuota pemain asing Asia di Liga Korea Selatan yang diharapkan dapat menemukan Megawati Hangestri Pertiwi kedua.

“Penambahan kuota pemain Asia, apakah ada Megawati kedua?” tulis Naver dalam judul beritanya, Kamis (21/12).

Dewan Direktur Federasi Bola Voli Korea (KOVO) memutuskan menambah jumlah negara yang bisa masuk kuota pemain Asia di Liga Voli Korea pada musim depan setelah Megawati Hangestri Pertiwi dan sejumlah pemain Asia lain tampil hebat pada musim ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kuota Asia atau Asia Quarter jadi ‘barang’ baru di Liga Voli Korea musim ini. Pada musim sebelumnya Liga Voli Korea hanya memberlakukan satu pemain asing. Dengan kuota Asia, pemain Asing yang bisa dipakai setiap klub di Liga Voli Korea adalah dua orang.

Saat ini hanya 10 negara Asia yang pemainnya bisa tampil di Liga Voli Korea musim ini. Sedangkan untuk musim depan KOVO menambah jumlah negara menjadi 65.

“Sejak diperkenalkan pada musim ini, pemain Asia tampil melampaui ekspektasi. Begitu pembukaan dimulai, Megawati Hangestri Pertiwi [Red Sparks] memamerkan keahliannya” tulis Naver.

“Kini dia telah mencetak 377 poin dari berdiri berdampingan dengan pemain dari negara-negara Barat. Megawati bahkan meraih MVP di putaran pertama dan menjadi senjata utama pelatih Red Sparks Jo Hee Jin,” tulis Naver menambahkan.

Megatron, julukan Megawati, juga memiliki persentase serangan kelima terbaik dengan 42,91 persen. Dalam aspek servis, torehan Megawati 0,24 servis per set ada di peringkat keempat.

Pemain 24 tahun tersebut juga punya catatan keberhasilan dalam open attack 41,65 persen yang menempati peringkat ketiga.

Pada musim ini sebanyak 14 pemain Asia memperkuat 14 klub di kategori putra dan putri Liga Voli Korea, termasuk opposite hitter Timnas Voli Putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/nva)



Sumber: www.cnnindonesia.com