Jelang Lawan AS, Prancis Sudah Pikirkan Argentina di 16 Besar

Pelatih Prancis U-17 Jean Luc Vannuchi enggan dikalahkan Amerika Serikat U-17 pada laga penentuan juara Grup E Piala Dunia U-17 di JIS, Sabtu (18/11).
Jakarta, CNN Indonesia

Pelatih Prancis U-17 Jean Luc Vannuchi enggan dikalahkan Amerika Serikat U-17 pada laga penentuan juara Grup E Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (18/11).

Prancis baru saja menang 1-0 atas Korea Selatan pada laga kedua Grup E di JIS, Rabu (15/11). Hasil itu membuat Prancis kini sama-sama mengemas enam poin dengan Amerika Serikat di klasemen sementara.

Alhasil pertandingan Prancis vs Amerika Serikat bakal jadi penentuan penghuni juara Grup G. Vannuchi berharap timnya memetik hasil maksimal karena tak menutup kemungkinan timnya bakal menghadapi Argentina yang ia prediksi bakal finis jadi runner up.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Argentina berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup D dengan tiga poin. Jika tetap berada di posisi yang sama hingga laga terakhir babak penyisihan, maka Argentina akan melawan juara Grup E antara Prancis atau Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia U-17.

Sebaliknya, jika Prancis kalah lawan AS maka mereka akan bertemu juara Grup F antara Jerman atau Venezuela.

“Saat ini poin kami sama dengan AS. Di laga terakhir andai kami tidak kalah dari mereka, saya rasa kami akan melawan Argentina. Sekarang kami fokus pemulihan karena akan sangat sulit bagi pemain kami,” kata Vannuchi selepas laga.

Di satu sisi, Vannuchi menyebut bakal melakukan rotasi pemain untuk menghadapi AS. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik pemain yang sudah bermain dalam dua pertandingan beruntun.

“Saya rasa sama dengan AS, kami akan banyak merotasi pemain karena banyak pemain kami yang sudah tampil dua kali, jadi itu sulit. Ya, kami akan merotasi tim,” ucap Vannuchi.

Senada dengan itu, pemain Prancis U-17, Ismail Bouneb juga ingin mengincar poin penuh lawan AS. Ia bertekad membantu timnya menyabet tiga kemenangan beruntun.

“Lawan AS tentu kami ingin mengincar [total] sembilan poin [dari tiga kemenangan],” kata dia.




Di satu sisi, ia mengakui tampil di Jakarta jadi tantangan tersendiri. Cuaca jadi salah satu rintangan bagi pemain 17 tahun tersebut.

“Saya kepanasan di hari pertama, kemudian saya mencoba menyesuaikan diri di sini. Saya melakukan aktivitas biasa saja [untuk adaptasi]. Butuh tiga hari untuk menyesuaikan sepenuhnya,” ujar Bouneb.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/rhr)




Sumber: www.cnnindonesia.com