Federasi Saudi Kecam Roberto Mancini yang ‘Kabur’ Saat Adu Penalti

Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengecam tingkah pelatih timnas Arab Saudi Roberto Mancini yang tinggalkan tim saat adu penalti Korea Selatan di Piala Asia 2023.


Jakarta, CNN Indonesia

Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) mengecam tingkah pelatih timnas Arab Saudi Roberto Mancini yang meninggalkan momen adu penalti saat lawan Korea Selatan di babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Education, Selasa (30/1).

Arab Saudi tersingkir dari Piala Asia 2023 usai kalah adu penalti 2-4 (1-1) dari Korea Selatan di babak 16 besar.

The Green Falcons itu unggul lebih dulu lewat gol Abdullah Radif pada menit ke-46. Namun Korea membalas pada menit-menit akhir permainan melalui sundulan Cho Gue Song pada menit ke-90+9.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol Cho Gue Song tersebut memaksa duel Saudi vs Korea berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti. Mulanya dua eksekutor Saudi bisa menjalankan tugas dengan baik: Mohamed Kanno dan Saud Abdulhamid.

Tetapi dua penendang berikutnya gagal: Sami Al Najei dan Abdulrahman Ghareeb setelah sepakannya diblok kiper Jo Hyeon Woo. Kegagalan Ghareeb membuat Mancini frustrasi.

Seperti memiliki firasat bakal tersingkir, dengan tiba-tiba kiper asal Italia itu meninggalkan lapangan masuk ke kamar ganti. Saudi akhirnya kalah adu penalti 2-4 setelah Hwang Hee Chan mencetak gol.

Sikap Mancini tidak bisa diterima SAFF. Dikutip dari Arriyadiyah, Presiden SAFF Yasser Al Misehal mengecam kelakuan Mancini di Piala Asia 2023.

“Apa yang terjadi tidak dapat diterima dan kami menunggu penjelasan dari dia,” ujar Yasser Al Misehal.

“Pelatih bertemu dengan para pemain setelah pertandingan dan mengucapkan terima kasih atas penampilan terhormat mereka dan menghibur mereka, namun perilakunya tetap tidak dapat diterima oleh kami,” ucap Al Misehal menambahkan.

Terkait kemungkinan memecat Roberto Mancini karena sikap yang tidak pantas itu Al Misehal enggan berspekulasi.

“Masih terlalu dini untuk membicarakan keputusan. Teknis pekerjaannya bagi kami sudah bagus, namun ada beberapa tindakan yang perlu dievaluasi, setelah itu kami akan mengambil tindakan yang sesuai,” kata Al Misehal.

[Gambas:Video CNN]

(sry/jal)



Sumber: www.cnnindonesia.com