Arkhan Antitesis Naturalisasi Cabut Kans Pemuda di Timnas Indonesia

Gelandang Timnas Indonesia U-23 Arkhan Fikri meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Piala AFF U-23 2023.


Jakarta, CNN Indonesia

Arkhan Fikri bisa dibilang antitesis hilangnya kans pemain muda saat PSSI mengencangkan program naturalisasi untuk Timnas Indonesia.

Pemain 18 tahun ini masuk daftar 29 pemain yang dibawa Shin Tae Yong untuk pemusatan latihan di Turki. Dengan ini Arkhan jadi punya kans tampil di Piala Asia 2023 (2024).

Namun Arkhan akan bersaing dengan pemain-pemain yang punya jam terbang serta pengalaman lebih tinggi. Untuk posisi gelandang ia harus bersaing dengan Marc Klok dan Ricky Kambuaya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi ada potensi Sandy Walsh dijadikan gelandang. Sandy merupakan pemain berposisi asli bek sayap kanan. Namun Shin sempat menjadikannya sebagai gelandang.

Bagi Arkhan, kehadiran pemain naturalisasi tak membuatnya ciut nyali. Sebaliknya situasi ini akan dijadikan motivasi untuk berlatih dan menjaga diri lebih giat lagi.

“Ya [hadirnya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia] makin bagus untuk tim. Enggak masalah karena kita buat kekompakan tim dan buat motivasi diri sendiri,” kata Arkhan, Selasa (19/12).

Membela Timnas Indonesia, kata Arkhan, adalah cita-cita sejak masih belia. Ketika kesempatan itu tiba, pemain Arema FC ini tak ingin menyia-nyiakan kesempatan di depan mata.

Baginya dukungan orang tua dan keluarga jadi pendorong. Kepercayaan yang diberikan Shin kepadanya akan dijawab dengan kualitas saat latihan dan pertandingan.

“Yang pasti keluarga selalu support saya. Saya senang keluarga support saya dari kecil, dan kirim doa untuk di sini. Ayah mama bilang semangat terus. Ini cita-cita dari kecil,” ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)



Sumber: www.cnnindonesia.com