Just another website
Indeks

3 Hal Wajib Dihindari Timnas Indonesia U-20 Redam Dendam Moldova

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae Yong memberikan pujian pada Garuda Muda yang mampu menang saat diterpa sejumlah masalah.
Jakarta, CNN Indonesia

Timnas Indonesia U-20 akan kembali berduel lawan Moldova pada Jumat (4/11). Berikut hal yang harus dihindari agar Timnas Indonesia bisa meredam dendam Moldova.

Timnas Indonesia U-20 berhasil mengalahkan Moldova dengan skor 3-1 pada duel perdana, Selasa (1/11). Sempat tertinggal 0-1 di babak pertama, Timnas Indonesia U-20 mampu mencetak tiga gol balasan di babak kedua.

Rabbani Tasnim, Muhammad Ferarri, dan Marselino Ferdinan bergantian membobol gawang Moldova.

Jelang duel kedua, Timnas Indonesia U-20 patut memperhatikan sejumlah hal demi bisa meredam dendam Moldova. Berikut sejumlah hal yang harus dihindari pada duel lawan Moldova.

1. Lengah Saat Set Piece Lawan

Timnas Indonesia menunjukkan kelengahan saat Moldova berhasil mencetak gol pertama di laga perdana. Pemain-pemain melupakan pengawalan di posisi tiang jauh sehingga pemain Moldova, Bulmaga bisa berdiri bebas dan menyundul bola masuk ke dalam gawang.

2. Rutin Buat Pelanggaran

Timnas Indonesia masih terlalu ringan melakukan pelanggaran, terutama tekel yang telat pada pemain-pemain lawan.

Hal ini bisa berakibat fatal, baik itu berupa hukuman kartu maupun tendangan bebas yang bisa membahayakan.

Pemain Timnas Indonesia U-20 harus bisa lebih disiplin dalam pengawalan terhadap lawan dan wajib tak mudah terpancing untuk melakukan pelanggaran.


Timnas Indonesia U-20 harus lebih jeli dalam pemanfaatan peluang. (Arsip PSSI)

3. Buang-buang Peluang

Bila melihat laga perdana Timnas Indonesia U-20 vs Moldova, bisa dilihat bahwa Timnas Indonesia bisa menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol.

Namun seiring hal tersebut, banyak pula peluang yang terbuang.

Efisiensi dan pemanfaatan peluang dengan lebih maksimal harus dijadikan perhatian di laga kedua. Pasalnya, Moldova tentu sudah mempelajari cara Timnas Indonesia menyerang sehingga ada kemungkinan peluang yang didapat tidak sebanyak laga sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)






Sumber: www.cnnindonesia.com